Rotating Image
Manfaat Umbi

Ilmuwan yang berperan banyak pada pengetahuan terkini tentang Lepidium Peruvianum Chacon adalah Dr. Gloria Chacon, seorang ahli biologi pada Universitas San Marcos di Lima, Peru. Dr. Chacon menyatakan bahwa Lepidium Peruvianum Chacon bekerja dengan cara yang berbeda secara fundamental dengan Terapi Sulih Hormon (TSH), yaitu memicu fungsi optimal dari hipotalamus dan pituitari, dengan demikian meningkatkan fungsi dari keseluruhan kinerja kelenjar endokrin dalam memproduksi hormon tubuh. Dibanding TSH, dewasa ini jutaan wanita lebih percaya kepada suatu obat herbal yang telah digunakan selama lebih dari 2000 tahun, yang telah terbukti aman dan sangat efektif. Suatu herbal cruciferous dari Peru yang bernama Lepidium Peruvianum Cachon. Melalui beberapa penelitian, Dr. Chacon menemukan kandungan Lepidium Peruvianum Chacon dapat merangsang sistem endokrin, ini membuatnya berkesimpulan bahwa komponen herbal ini bekerja pada kelenjar hipotalamus pituitari. Ini juga menjelaskan mengapa efeknya pada manusia tidak terbatas pada ovarium dan testis, tetapi juga bekerja pada adrenalin, memberikan rasa fit dan energi yang besar, juga sebaik kinerjanya pada pankreas dan tiroid (Dr. Chacon de Popovici, Ph.D., disadur dari majalah Nature & Health). Ketertarikkan yang lebih besar pada Lepidium Peruvianum Chacon adalah pada kemampuannya untuk menghasilkan stabilitas hormon. Luar biasanya, konsumsi dari herbal ini telah menunjukkan dapat mencegah penyakit yang berhubungan dengan ketidakseimbangan hormon seperti gejala-gejala menopause, PMS, dan lain sebagainya (Dr. Mark Millar, Ph.D, Profesor Fakultas Kedokteran Ilmu Pediatrik dan Kardiovaskular di Albano, disarikan dari Terbitan Januari/Pebruari 2000 Neutraceutical World).

Tags: