Tentang Femona
Tentang Femona

FEMONA adalah kapsul herbal organik yang diformulasikan untuk mencegah dan mengatasi berbagai gangguan menstruasi langsung pada akar masalahnya.

KOMPOSISI

Tiap kapsul Femona mengandung 600 mg ekstrak gelatinized akar Lepidium Peruvianum Chacon organik, tanpa bahan pengawet, pengisi, pewarna, penambah rasa atau aroma. Lepidium Peruvianum Chacon organik yang terkandung pada FEMONA diproses secara gelatinized (sehingga dapat diserap lebih efektif oleh tubuh) dengan standar GMP (sehingga memenuhi standar mutu internasional) 

KHASIAT DAN KEGUNAAN FEMONA

  • Menyeimbangkan hormon
  • Mencegah dan mengatasi sindrom pramenstruasi (Premenstrual Sindrome/PMS)
  • Mencegah dan mengatasi Nyeri Haid (nyeri/kram perut saat haid)
  • Mengatur dan menormalkan perdarahan menstruasi
  • Mengatur dan menormalkan siklus menstruasi
  • Alternatif pengganti yang aman bagi Terapi Sulih Hormon (TSH)
  • Mengurangi stres dan kelelahan
  • Meningkatkan energi, stamina dan vitalitas tubuh
  • Memiliki manfaat Adaptogen
Efek Samping

Tidak ada efek samping dalam dosis yang sesuai. Konsumsi berlebihan dapat mengakibatkan perut kembung, produksi gas yang berlebihan pada usus dan susah tidur. Femona aman dikonsumsi dalam batas hingga 5000 mg/hari.

PERHATIAN

Bagi wanita hamil atau sedang menyusui harap berkonsultasi dengan dokter sebelum mengkonsumsi Femona.

KEMASAN

Tersedia dalam kemasan 1 blister (@10 kapsul) dan 3 blister (@10 kapsul)

Cara kerja Femona

Femona memicu fungsi optimal hipotalamus dan pituitari yang meningkatkan fungsi kelenjar endokrin memproduksi hormon sesuai kebutuhan tubuh.

Aturan pakai

DOSIS DAN ATURAN PAKAI

Untuk mendapatkan hasil optimal: Minum FEMONA secara rutin dan teratur 2 - 4 kapsul (1200 - 2400 mg) perhari pada pagi hari sebelum/sesudah makan, terutama 7 hari sebelum datang bulan hingga selesai. Untuk gangguan kesehatan kronis/berat dosis dapat ditingkatkan hingga 8 kapsul (4800 mg)/hari). 

Bila belum mendapatkan hasil yang diharapkan setelah mengkonsumsi Femona sesuai aturan, konsultasikanlah dengan praktisi medis karena mungkin ada beberapa masalah sebagai berikut:

- Dosis tidak mencukupi

- Defisiensinutrisi yang cukup parah

- Kelainan pada kelenjar dan/atau organ reproduksi